Balangan-Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Balangan menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dalam rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Rapat yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Senin (6/7/2026), dipimpin Ketua DPRD Balangan Hj. Lindawati didampingi Wakil Ketua I DPRD Balangan Muhammad Rizkan. Hadir pula Ketua TAPD yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, bersama jajaran perangkat daerah terkait.
Usai rapat, Wakil Ketua I DPRD Balangan Muhammad Rizkan mengatakan pembahasan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan APBD sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan anggaran tahun berikutnya.
“Hasil rapat akan menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang menyebabkan tingginya SiLPA, sehingga penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat dilakukan lebih efektif dan anggaran mampu mendukung pelaksanaan program-program prioritas,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyebab tingginya SiLPA perlu dievaluasi secara menyeluruh agar tidak kembali terjadi pada tahun anggaran berikutnya. Menurutnya, anggaran yang telah direncanakan seharusnya dapat direalisasikan secara optimal untuk mendukung program prioritas pemerintah daerah.
“Hal tersebut menjadi masukan dalam penyusunan APBD 2026 agar SiLPA sebesar itu tidak kembali terjadi dan program prioritas dapat dibiayai serta direalisasikan dengan baik,” jelasnya.
Muhammad Rizkan juga menjelaskan dana SiLPA akan kembali masuk ke kas daerah dan telah diperhitungkan sebagai salah satu komponen dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan Fakhriyanto mengungkapkan realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar 85 persen, sedangkan SiLPA berada di kisaran 15 persen.
“Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan realisasi anggaran pada tahun-tahun berikutnya. Ini menjadi catatan kita ke depan untuk terus meningkatkan realisasi anggaran,” katanya.
Melalui pembahasan tersebut, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen melakukan evaluasi bersama agar perencanaan dan pelaksanaan APBD ke depan semakin efektif, efisien, serta mampu mendukung percepatan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
